
TAIS, SELUMA – Suasana Apel Akbar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma yang digelar di halaman kantor Pemda, Senin (5/1/2026), mendadak tegang. Bupati Seluma, Teddy Rahman, menunjukkan sikap tegas dengan menegur keras salah satu oknum ASN yang kedapatan merokok di tengah barisan saat kegiatan sedang berlangsung.
Insiden ini bermula ketika Bupati sedang memberikan arahan, namun pandangannya tertuju pada seorang oknum ASN yang tampak tidak khidmat dan malah merokok. Merasa tindakan tersebut merusak marwah institusi dan tidak menghargai ribuan peserta apel lainnya, Bupati langsung menghentikan jalannya apel sesaat.
“Yang kepala botak itu ke sini (ke depan). Kamu tidak menghargai teman-teman lainnya, seenaknya saja merokok,” tegas Bupati Teddy Rahman dengan nada tinggi di hadapan seluruh peserta.
Oknum ASN tersebut langsung dipanggil ke depan barisan untuk diberikan sanksi moral secara terbuka. Bupati menegaskan bahwa perilaku tersebut adalah contoh nyata dari rendahnya tingkat kedisiplinan dan kurangnya rasa hormat terhadap etika birokrasi.
Bupati Teddy Rahman menyatakan tidak akan membiarkan tindakan indisipliner sekecil apa pun mencoreng semangat pelayanan publik di Kabupaten Seluma. Ia memerintahkan pihak terkait untuk melakukan tindakan administratif secara resmi.
“Tidak ada toleransi lagi. Ini merupakan ketidakdisiplinan yang nyata. Saya minta Inspektorat segera menindaklanjuti hal ini sesuai dengan aturan hukum dan kepegawaian yang berlaku,” tegas Bupati di hadapan seluruh pejabat dan staf yang hadir.
Langkah tegas ini diambil sebagai peringatan bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Seluma agar senantiasa menjaga profesionalisme dan etika, terutama dalam agenda-agenda resmi kenegaraan. Hal ini selaras dengan visi Bupati untuk mewujudkan birokrasi Seluma yang bersih, disiplin, dan berwibawa.
Usai insiden tersebut, apel dilanjutkan kembali dengan suasana yang lebih tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta.

